Buku ini membahas tentang analisis akurasi konversi waktu salat antarkota terhadap hisab trigonometri dalam penentuan waktu salat. Buku ini membahas 2 topik penting, yaitu data dan perhitungan hisab trigonometri dan konversi waktu salat antarkota dalam penentuan waktu salat serta menganalisa keakuratan konsep konversi waktu salat antarkota terhadap hisab trigonometri dalam penentuan waktu salat. Buku ini dibuat agar masyarakat bisa mengetahui akurasi konversi waktu salat antarkota terhadap hisab trigonometri dalam penentuan waktu salat.
Isi dari buku ini yakni akurasi metode konversi waktu salat antar kota dianggap sangat rendah dibandingkan dengan metode perhitungan trigonometri, dan hasil dari metode ini tidak direkomendasikan untuk digunakan. Perhitungan menggunakan metode trigonometri lebih akurat karena faktor yang digunakan berbeda, misalnya memperhitungkan ketinggian tempat alih-alih mengkonversi antar kota. Selain itu, perhitungan metode trigonometri juga memperhitungkan beberapa hal yang tidak termasuk dalam perhitungan konversi, seperti: bujur dan lintang lokasi, refraksi matahari dan deklinasi matahari.
Kesimpulan dari buku ini adalah alangkah baiknya agar para pengurus masjid untuk tidak terpaku atau tidak menjadikan jadwal waktu salat sepanjang masa yang menggunakan metode konversi waktu salat antarkota. Alasannya karena data konversi waktu salat antarkota itu tidak seakurat metode perhitungan waktu salat dari hisab trigonometri.