BERAGAMA MAQASID-BASED: RAMADAN, AGAMA, DAN KRISIS CARA BERPIKIR UMAT

BERAGAMA MAQASID-BASED: RAMADAN, AGAMA, DAN KRISIS CARA BERPIKIR UMAT

 Penulis: Prof. Dr. H. Abd. Rauf Muhammad Amin, Lc., MA  Publisher: Pusaka Almaida  Telah Terbit: 2026  ISBN: #  Laman: 104  Dimension: 14.8x21  File Size: 21 More Details
 Deskripsi:

Buku BERAGAMA MAQASID-BASED: Renungan tentang Ramadan Transformatif lahir dari kegelisahan intelektual sekaligus kegelisahan sosial. Kita hidup pada masa ketika semangat beragama tumbuh begitu besar, tetapi dalam waktu yang sama, konflik, polarisasi, dan ketegangan atas nama agama juga semakin mudah muncul. Di ruang publik, perdebatan keagamaan sering kali bergerak dari diskusi ilmiah menjadi pertarungan identitas. Perbedaan fikih yang semestinya menjadi ruang keluasan justru berubah menjadi sumber saling menyalahkan. Simbol keagamaan semakin tampak, tetapi substansi kemanusiaan terkadang justru melemah.

Fenomena inilah yang mendorong penulis untuk mengangkat kembali pentingnya pendekatan maqasid syariah dalam memahami dan menjalankan agama. Pendekatan maqasid pada hakikatnya bukan sesuatu yang baru dalam tradisi Islam. Ia hidup dalam cara berpikir Nabi Muhammad saw., para sahabat, dan para ulama besar sepanjang sejarah. Maqasid syariah mengajarkan bahwa setiap hukum dan ajaran Islam memiliki tujuan luhur: menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga akal, menjaga keturunan, menjaga harta, serta menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi kehidupan manusia.

Karena itu, agama tidak semestinya dipahami hanya pada level formalitas hukum dan simbol ritual. Islam bukan sekadar tentang sah atau tidak sah, boleh atau tidak boleh, tetapi juga tentang dampak moral, sosial, dan kemanusiaan dari setiap praktik keberagamaan. Di sinilah maqasid-based religiosity menemukan relevansinya. Ia mengajak umat Islam untuk tidak berhenti pada bunyi teks, tetapi juga memahami ruh dan tujuan dari teks tersebut.

 Kembali